Antisipasi Bencana Alam, Forkopimda Siapkan Strategi Penanggulangan

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com)- SURABAYA – Apel kontijensi bencana alam yang digelar di Lapangan  Makodam V/Brawijaya, Surabaya kali ini, membahas berbagai persiapan  antisipasi terjadinya bencana alam adanya peralihan cuaca yang terjadi  di Jawa Timur.

Beberapa pucuk Forkopimda nampak hadir dalam apel itu, diantaranya Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Suharyanto, Gubernur Jawa Timur,  Khofifah Indar Parawansa, dan Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afianta.  Senin, 25 Oktober 2021 pagi.

Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya, Letkol Arm Kusdi Yuli Suhandra menjelaskan, apel itu melibatkan berbagai unsur selain TNI-Polri dan
Pemprov Jatim.

Sesuai prediksi yang dilakukan oleh BMKG, Kusdi menyebut jika pihak BMKG telah menegaskan akan terjadi peralihan musim, tepatnya musim kemarau ke musim penghujan. “Itu terjadinya pada bulan Nopember mendatang,” kata Kapendam.

Tidak hanya itu saja, dalam apel tersebut Gubernur Jawa Timur menambahkan jika peralihan musim itu biasa disebut Hydrometeorology. Menurutnya, hydrometeorology itu diakibatkan terjadinya cuaca ekstrim yang menimbulkan berbagai dampak terhadap lingkungan, salah satunya
ialah terjadinya bencana longsor.

“Oleh sebab itu, semua pihak di Jawa Timur harus bersinergi melakukan kesiapsiagaan, termasuk mitigasi agar bias mengantisipasi segala sesuatu yang terjadi,” kata Khofifah.

Dijelaskan Khofifah, bencana alam juga berdampak pada roda perekonomian. Pasalnya, rusaknya insfrastruktur yang ada di setiap daerah akibat bencana itu, menjadi salah satu penghambat aktivitas
masyarakat.

“Untuk daerah yang dulu sudah mendapatkan pelatihan siaga bencana, khususnya terhadap para relawan agar bisa siaga terhadap terjadinya bencana,” bebernya. (Kepala Penerangan Kodam V/Brawijaya)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *