Pembobol Panglong Diringkus Satreskrim Polres Tanjungbalai “Satu Temannya DPO”

  • Whatsapp
Pelaku kejahatan Masud alias Caud (tengah) yang sudah diamankan di Kantor Satreskrim Polres Tanjungbalai.
banner 468x60

(humasnews.com) – ASAHAN – Masud alias Caud (35) laki-laki warga Jalan Kereta Api Lingkungan IV (empat) Kelurahan Sei Merbau Kecamatan Teluk Nibung Kota Tanjungbalai yang merupakan Residivis 363, Mantan Napi bebas karena Asimilasi kembali ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungbalai.

Ia ditangkap karena telah membobol panglong milik Wahyuni (34) perempuan warga Jalan Anwar Idris Kelurahan Bunga Tanjung Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai.

Saat dikonfirmasi awak Media, Minggu, (10/10/2021), Kanit Idik II (dua) Satreskrim Polres Tanjungbalai, IPTU Eko Ady Ranto SH , MH membenarkan penangkapan tersebut.

Eko menjelaskan, pada Hari Rabu Tanggal 24 Februari 2021 lalu, sekira pukul 05.47 WIB, di Panglong Rapika Jaya Jalan Anwar Idris Kelurahan Bunga Tanjung Kecamatan Datuk Bandar Timur Kota Tanjungbalai, telah terjadi tindak pidana pencurian milik Wahyuni (korban). Dengan cara pelaku masuk kedalam, merusak gembok pintu panglong kemudian pelaku mengambil kotak infaq Masjid Al Jihad yang berada di dalam panglong serta uang dilaci meja kasir.

“Atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian Rp.3.500.000,- (tiga juta lima ratus ribu rupiah),  dan merasa keberatan lalu melaporkannya ke Polres Tanjungbalai. Dengan LAPORAN POLISI NOMOR : LP / B / 76 / II / 2021 / SPKT/POLRES TANJUNG BALAI . Tanggal 24 Pebruari 2021,” terang Eko.

Lebih lanjut Eko menyebutkan, berdasarkan laporan tersebut, personil Satreskrim Polres Tanjungbalai melakukan cek TKP dan penyelidikan terhadap perkaranya. Setelah dilakukan penyelidikan, diketahui bahwa salah satu pelaku pencurian  bernama Masud alias Caud.

Kemudian pada Hari Sabtu Tanggal 09 Oktober 2021, sekira pukul 21:00 WIB, diketahui bahwa Masud alias Caud sedang berada di rumahnya, lalu team berangkat ke TKP yang dimaksud, dan berhasil diamankan.

“Saat dilakukan introgasi, tersangka mengakui perbuatannya, bahwa ia telah melakukan pencurian terhadap kotak infaq dan uang milik Wahyuni bersama dengan temannya berinisial I. Yang mana peran I adalah memantau orang disekitar TKP dan tersangka yang masuk ke dalam untuk mengambil kotak infaq dan uang milik Wahyuni,” ungkapnya.

Eko menambahkan, lalu dilakukan pencarian terhadap I, namun sampai saat ini belum ditemukan dan akan tetap dilakukan Daftar  Pencarian Orang (DPO).

“Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, kini tersangka berikut Barang Bukti (BB) langsung dibawa ke kantor Polres Tanjungbalai untuk dilakukan penyidikan lebih lanjut,” cetus Kanit Idik II (dua) Satreskrim Polres Tanjungbalai, IPTU Eko Ady Ranto SH , MH sekaligus mengakhiri (Doni).

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *