Tidak Terima Tandatangannya Dipalsukan Sebagai Penerima Insentif, Beberapa Warga Buat Surat Pernyatan Di Kejari Pesawaran

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com)-PESAWARAN – Nampaknya Kursi Kesakitan Telah Menanti Oknum Kades Bayas Jaya Pasalnya dugaan Peyimpangan Dana Desa(DD) Dan Anggara  Dana Desa Tahun 2020 Kususnya Telah ditangani Pihak Kejaksaan Negeri Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran dan Sejumlah Masyarakat Telah dimintai Keterangan Sebagai Saksi Terkait Dugaan Peyimpangan Yang dilakukan Oleh Oknum Kades Bayas Jaya

Hal Tersebut disampaikan Nurdin Kepada Sejumlah Awak Media dan Setelah  Menjalani Pemeriksaan Oleh Pihak Kejari Pesawaran Sebagai Saksi Adanya Dugaan  Pemalsuan Tanda Tangan Penerima Dana Insetif, Marbot dan Penjaga Makam Tahun 2020 Karena

Menurut Nurdin Bahwa dirinya Pun dimintai Keterangan dan Sejumlah Pertanyaan Terkait ada nya dugaanDana Insetif Marbot Serta Penjaga Makam Tahun 2020  Karena  Menurut Nurdin Nama nya Tercantum Sebagai  Penerima Dana Insentif Marbot, Tetapi Selama ini Saya Pun Tidak Pernah Menerima Dana Apa Pun Dari Pemerintah Desa Bayas Jaya.

Tambah Nurdin, Dalam Berkas Data Penerima Dana Insentif Marbot Yang Saya Lihat, Itu Terdapat Tanda Tangan  Saya, Padahal Saya pun Tidak Pernah Merasa Menanda tangani Berkas Tersebut, Apa lag, jadi jelas Tanda Tangan Saya Telah dipalsukan, Selain itu Saya, Lihat Berkas Tersebut Sudah Telah  dicap Basah yang diketahui Kepala Desa Bayas Jaya,jelas nya.

Selain Itu, Juhari Juhari Selaku Marbot di Desa Bayas Jaya Kecamatan Waykhilau  Meyampai kan, Bahwa Saya Selaku Marbot Sudah Bertahun-tahun Belum  Pernah Sama sekali Menerima Dana Insentif Apa pun apa lagi  dari Pemerintah Desa  yang dianggarkan Dana Desa(DD) Atau Anggaran Dana Desa(ADD) Bayas Jaya.

Lanjut Juhari, Bahkan Diri nya Juga Heran Selama Ini dirinya Tidak Pernah Mengetahui Ada Nya Anggaran Insentif Untuk Para Marbot dan Penjaga Makam,, Sebab itu Saya Bersama-sama Para Penjaga Makam Serta Marbot Asli dan Juga Marbot Serta Penjaga Makam Palsu Melaporkan Dugaan Peyimpangan Dan Juga Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Kepihak Kejaksaan Negeri, Agar Permasalahan ini Segera ditindak Lanjuti Oleh Penegak Hukum, Sehingga  Tidak Menjadi Polemik ditengah Masyarakat, Jelas Juhari.

Kasi Intel Kejaksaan Negri Kabupaten Pesawaran, Ahmad Dince, Saat dimintai Keterangan Meyampaikan, Terkait Pemanggilan Sejumlah Masyarakat Desa Bayas Jaya, Kasus  Dugaan Peyimpangan DD-ADD Tahun 2020 Serta adanya dugaan Pemalsuan Tanda Tangan.

“Tapi Untuk Saat ini Kasi Intel  Kejaksaan  Negri Pesawaran, Belum Dapat Memberi Keterang Karena Saat ini Masih dalam Mengumpul .(defa)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *