Kejaksaan Negeri Pesawaran Masih Tangani Dugaan Lain Penyimpangan DD-ADD, Bayas Jaya

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com)-PESAWARAN  – Penegak Hukum Kepolisian Polres Pesawaran dalam mensikapi adanya dugaan penyelewengan anggaran melalui dana desa (DD)  dan anggaran dana desa (ADD) tahun 2020, oleh oknum kepala desa Bayas jaya,

Hingga kini pihak penegak hukum Kepolisian polres Pesawaran masih terus memantau, karena pihak kejaksaan negeri Gedong tataan, Saat ini masih terus menangani perkara dugaan yang terindikasi adanya penyimpangan oleh oknum kades bayas jaya, kecamatan way khilau, kabupaten Pesawaran.

Dalam hal ini di jelaskan, kasat reserse kriminal polres pesawaran,  Akp suprianto Husin, yang mewakili kapolres pesawaran, Akbp Vero Arya Radmantyo Sik MH, bahwa terkait laporan tersebut dari beberapa warga bayas jaya,dengan ada nya  dugaan Penyimpangan DD-ADD 2020 dan dug, Oleh oknum kades bayas jaya, yang Saat ini  masih di tangani langsung pada pihak kejaksaan negeri Gedong Tataan,

“Seperti banyak yang telah di beritakan pada rekan rekan media, dalam hal ini kepolisian Polres Pesawaran tetap koperatif Sehingga laporan masyarakat yang kami dapat kan, tidak akan terjadi tumpang tindih,” ujar kasat reskrim Pesawaran yang baru saja.

“Adanya dugaan penyimpangan dana desa(DD) dan Anggaran dana desa(ADD) Bayas Jaya Kecamatan Waykhilau tahun 2020, Untuk Saat Ini Pihak Kejaksaan Negeri Gedong Tataan Masih Menangani, dugaan Peyimpangan dalam Penggunaan Dana Desa Atau Anggaran Dana Desa yang menyebutkan, oknum kades, sehingga laporan ini pun tidak tumpang tindih, nanti nya,” ujar Kasat Reskrim Pesawaran yang baru saja di lantik dibulan september.

Tambahnya, mengenai, pemulangan anggaran atau dengan kata lain telah di bayarkan oleh pihak terkait (kades, red) kepada pihak di rugikan, RT ataupun petugas posyandu, tetap menjadi tanggung jawab, kades yang bersangkutan.

“Dalam pemulangan,  walaupun sudah separuh, mengenai pengembalian, deadline waktu tetap menyatakan, pengembalian secara utuh, sehingga menjadi tanggung jawab kades untuk menyelesaikannya, ”

Lanjut nya,  apabila dari hasil audit inspektorat ternyata benar, masih ada kekurangan dalam pengembalian anggaran yang di duga di selewengkan atau temuan, penyimpangan tentang data DD dan ADD, hal tersebut wajib di laporkan, setelah mendapatkan waktu, dari inspektorat dalam mengembalikan.

“Dan apabila waktu pengembalian sudah habis,  inspektorat wajib harus melaporkan permasalahan tersebut ke penegak hukum,”tambahnya

Dalam hal ini Kepolisian, polres pesawaran, Hingga kini menunggu, hasil audit, dan informasi inspektorat terkait died line waktu yang di berikan

“Saat ini, kejaksaan negeri gedong tataan, Saat ini masih melakukan pemeriksaan terkait saksi-saksi, Dan Dalam hal ini penegak hukum (kepolisian, red) harus tetap balance, mensikapi,  segala permaslahan,”

Sumbang saran, Terkait Tugas, Melihat banyaknya pemberitaan viral, kekerasan pada wartawan kerap terjadi,  ketika menjalankan tugas jurnalistik,

“Ketika menjalankan tugas jurnalistik, apabila terdapat intimidasi atau  ancaman, kami dalam hal ini kepolisian, meminta wartawan yang bersangkutan, dapat segera melaporkan,” Pungkas Kasat Reskrim Polres Pesawaran.

Terpisah saat dimintai keterangan melalui sambungan telefon Dice, Kasi Intel Kejari Gedong Tataan Meyampaikan , dalam menindak lanjut laporan permasalahan di desa Bayas jaya, pihak kejaksaan negeri masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan bukti,  dengan surat panggilan resmi.

“Dalam melanjutkan perkara ini, kami pihak kejaksaan negeri gedong tataan,  kabupaten Pesawaran, saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi – saksi, warga bayas jaya,dan mengumpulkan bukti-bukti” Jelas Dice, Kasi Intel Kejari Gedong Tataan, Memberitahu bahwa surat undangan panggilan terhadap warga bayas jaya, telah diterima langsung oleh Sekertaris desa bayas jaya.(defa)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *