DPD LSM GMBI Pesawaran Desak Kejaksaan Negeri Pesawaran Tuntaskan Dugaan Penyimpangan (DD-ADD) 2020 Desa Bayas jaya

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) – PESAWARAN – LSM Gerakan Masyarakat bawah Indonesia (GMBI ) distrik Kabupaten Peswaran minta Kejaksaan Negeri Pesawaran segera tuntas kan permasalahan dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) dan Angaran dana desa (ADD) tahun 2020 desa Bayas jaya yang kini telah di tangani oleh pihak kejaksaan negri Pesawaran.

Hal tersebut di ungkapkan Abdul Manaf ketua LSM GMBI distrik Pesawaran menurut nya pihak kejaksaan segera menyelesaikan permasalahan tentang dugaan penyimpangan yang di lakukan oleh oknum kepala desa Bayas jaya agar tidak menjadi polemik di tengah tengah masyarakat.

“Saya berharap agar pihak kejaksaan dapat segera menuntas kan permasalahan

kasus dugaan penyimpangan Dana Desa (DD) dan angaran dana desa (ADD) tahun 2020 desa Bayas jaya yang di duga dilakukan oleh oknum kades setempat,karena di khawatirkan permasalahan tersebut dapat menjadi polemik dan menimbulkan permasalahan baru di tengah tengah masyarakat Bayas jaya,” ungkap nya.

Karena menurut nya Permasalahan dugaan penyimpangan yang di lakukan oleh oknum kepala desa Bayas jaya telah lama bergulir bahkan sejumlah masyarakat  dan aparat desa telah menjadi saksi dalam permasalahan tersebut sehingga masyarakat menunggu tindakan dan kepastian hukum dari pihak kejaksaan negri Peswaaran.

“berdasarkan informasi yang kami himpun dari keterangan sejumlah masyarakat yang di pangil sebagai saksi dalam permaslahan dugaan penyimpangan yang di lakukan Oknum Kades Bayas jaya,mereka (Saksi- saksi) sudah hampir 15 hari  telah di mintai keterangan oleh pihak kejaksaan sebagai saksi,bahkan sejumlah aparat desa pun sudah dimintai keterangan tetapi kok sampai sekarang kami belum mendengar kalau oknum kades Bayas jaya di pangil kejaksaan,” ungkap lelaki setengah baya itu.

Diri nya berharap agar pihak kejaksaan negeri pesawaran dapat segera dapat menuntas kan permasalahan dugaan penyimpangan yang di duga di lakukan oleh oknum Kepala desa Bayas jaya agar menjadi contoh dan shok terapi bagi kepala desa yang lain,sehingga menjadi epek jera bagi siapa saja yang akan melakukan penyimpangan.

Sementara itu,sejumlah masyarakat Bayas jaya yang nama nya tercatat sebagai penerima dana insetif Marbot dan penjaga makam tahun 2020 tetapi tidak pernah menerima dana insentif tersebut siap menjadi saksi atau pelapor terkait dugaan penyimpangan dana insetif

Marbot dan penjaga makam  yang di duga fiktif karena mereka tidak pernah menerima apalagi  mendatangani berkas bukti  penerima dana insentif tersebut.

“kami siap untuk melapor atau menjadi saksi dalam permasalahan dugaan penyimpangan yang di duga dilakukan oknum kepala desa Bayas jaya,terutama terkait dana insentif yang di peruntukan bagi marbot dan penjaga makam tahun 2020 yang di anggarkan melalui dana DD dan ADD tahun 2020 desa Bayas jaya,”Tegas nya seraya mengatakan kami siap kapan saja di pangil oleh pihak penegak hukum agar permasalahan tersebut ada kejelasannya. (defa)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *