Pemkot Janjikan Perbaikan Irigasi Tanjung Cermin di APBD Induk 2022

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) -PAGARALAM – Pemkot Pagaralam berjanji akan melakukan perbaikan irigasi Tanjung Cermin pada anggaran induk 2022. Untuk itu masyarakat seputaran areal irigasi sedikit bersabar. Hal ini seperti dikatakan Plt Kepala Dinas PUPR kota Pagaralam  Yudianto Latif melalui pesan WhatsApp. Minggu (03/10) menjawab pertanyaan wartawan.  Hal ini dimungkinkan untuk dikerjakan pada APBD.P tidak memungkinkan. Sehingga akan dianggarkan pada APBD Induk 2022.

Sebelumnya diberitakan, terkait adanya pemberitaan atas keluhan warga tentang saluran irigasi yang tidak berfungsi dengan baik karena patah di ataran Tanjung Cermin Kecamatan Pagaralam Selatan. Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum & Tata Ruang  (PUPR) Pagaralam  Yudi Yanto  Latif ST MT dan Timnya mengaku sudah  Survey lokasi saluran irigasi di Ataran Tanjung Cermin sampai Talang Babat senin (13/9/2022).

Saat Survey  tinjau dilokasi Ataran Tanjung Cermin hingga Talang Babat saluran irigasi tersebut, Yudi saat di hubungi media in, Kamis (16/09)  menyatakan, sudah  melihat kondisi saluran irigasi Ataran Tanjung Cermin talang Babat sudah Nyaris tidak berfungsi dengan baik karena adanya pengalihan alur air disebabkan terjadi patah dan Amblas dinding dan lantai siring  karena termakan usia.”jelasnya.

“Sudah kita tinjau langsung kerusakan paling berat itu sekira 30 meter dengan lebar saluran 1 meter dan atas nama pemerintah daerah akan segera melakukan upaya terbaik sesegera mungkin dan kalau bisa dimasukan dalam Anggaran Perubahan tahun 2021 ini agar saluran irigasi berfungsi kembali dengan baik dan sawah masyarakat bisa teraliri,” ujar Yudi dihubungi media ini, “sekitar 200 juta dana untuk perbaikannya.”imbuhnya.

Lanjut Yudianto, secara teknis perbaikan pada siring saluran irigasi di ataran Tanjung Cermin hingga Titik kerusakan di Talang Babat Kecamatan Pagaralam Selatan yang bangunanya sudah beberapa tahun lalu yang sejatinya sudah memenuhi unsur kelayakan Untuk dilakukan perbaikan, kondisi alam mengubah jalur aliran air  yang kemudian menyebabkan bangunan siring saluran air menjadi tidak berfungsi yang  patah dan tak berfungsi dengan baik.

“Yudi, Masyarakat keluhkan siring yang patah (jebol). Sebenarnya itu memang bangunan sudah lama, saking lamanya Ini dibangun dengan secara swadaya dan bergotong royong bukan bangunan pemerintah Saluran sering dan sekunder di ataran tanjung Cermin talang Babat sudah selayaknya di perbaiki.(Rep)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *