Warga Karang Dalo Gotong-Royong Perbaiki Gorong-gorong Amblas.

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) -PAGARALAM – Sejumlah Warga Masyarakat Kampung Karang Dalo Kecamatan Dempo Tengah Kota Pagaralam, Bergontong royong Memperbaiki Gorong-gorong di Jalan Lingkar Talang Samsir menuju Lokasi Makam Puyang Serunting belum lama ini, gorong gorong yang Amblas tersebut diperbaiki dengan menggunakan batang Pohon Kelapa hasil swadaya warga.

Pantauan Media ini,  tampak sejumlah warga masyarakat Kelurahan Karang Dalo bersama-sama melakukan perbaikan gorong-gorong di jalan Talang Samsir lingkar Makam Serunting Sakti, dengan menggunakan Pohon Kelapa untuk akses jalan ke Lahan perkebunan mereka agar dapat di gunakan dan di lewati Kendaraan baik Roda 2 atau roda 4.

Damir, mewakili sejumlah warga yang sedang melakukan gontong royong mengatakan, kami bergontong royong untuk  memperbaiki gorong – gorong yang ambrol sudah beberapa bulan terakhir,  dimana secara swadaya kebersamaan masyarakat yang selalu menggunakan jalan satu-satunya menuju ke kebun atau ladang juga sawah kami dengan memasang potongan pohon kelapa setidaknya untuk akses sementara.

“ya, harapan kami masyarakat pengguna jalan tersebut, yang kami lintasi setiap hari beraktivitas berkebon dan sawah ladang, berharap pada pemerintah Kota Pagaralam dalam hal ini Dinas PU-PR Kota Pagaralam dapat segera melakukan perbaikan gorong – gorong yang terletak di Jalan Talang Samsir menuju Makam Puyang Serunting, kami masyarakat bergontong royong memakai beberapa potong pohon kelapa, hal ini supaya bisa dilintasi kendaraan sepeda motor atau mobil yang bebanya ringan,”kata Damir

Warga lainnya ditempat yang sama Herly mengatakan, dari pagi tadi bergontong -royong dari menebang pohon kelapa dengan alat seadanya memasang pohon kelapa supaya dapat di lintasi kendaraan. Soalnya gorong-gorong itu sudah jebol dan amblas sangat dalam dan menyumbat saluran air untuk mengairi lahan persawahan masyarakat pengguna Air,  maka dari itu sangat mendesak kalau tidak  segera dilakukan perbaikan masyarakat nggak bisa lewat dan air yang mengaliri lahan sawah akan terganggu.”pungkas Herly. (Rep

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *