Polres Sarmi Gelar Sidang BP4R Sepuluh Pasutri Personil

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com)-SARMI-Sebanyak 10 (sepuluh) pasangan calon suami istri jalani sidang BP4R ( Badan Pembantu Penasehat Perkawinan Perceraian dan Rujuk ) bertempat Di Gedung Wira Dharma Wicaksana polres sarmi yang dipimpin langsung oleh Wakapolres sarmi Kompol Abdul Rahman. ( Sabtu, 25/09/2021 ).

10 (sepuluh) pasang calon pengantin yang akan melaksanakan perkawinan dengan anggota Polri ditahun 2021 ini dipimpin oleh wakapolres sarmi Kompol Abdul Rahman didampingi Kabag sumda AKP Jocbeth M. Mayor, SH serta Ny. Kasman Mulyadi perwakilan ketua Bhayangkari cabanng sarmi, perwakilan personil Propam, Pengurus Bhayangkari dan para pendamping pasangan calon.

Sidang BP4R adalah sidang untuk pemberian izin nikah bagi anggota Polri yang akan melaksanakan pernikahan. Sidang nikah ini wajib dilaksanakan bagi seluruh personel Polri beserta calon pasangannya yang akan melangsungkan pernikahan karena merupakan syarat yang harus dipenuhi untuk melangsungkan pernikahan.

Wakapolres sarmi dalam arahannya saat sidang berlangsung berharap agar adanya dukungan para pendamping pasangan calonuntuk membimbing pasangan muda ini agar lebih dewasa dalam membina rumah tangga nantinya,”ujar wakapolres sarmi.

Kabag Sumda AKP Jocbeth M. Mayor, SH menyampaikan bahwa sidang pembinaan perkawinan tersebut merupakan pembekalan bagi kedua pasangan dan harus menanamkan nilai-nilai agama dan sosial yang baik dalam kehidupan sehari-hari yang nantinya agar kehidupan keluarga tetap rukun dan harmonis”, ujarnya.

“Tujuan dari sidang ini sendiri adalah mempersiapkan data atau berkas sesuai dengan  aturan dalam  Perkap nomor 09 tahun 2010 sidang dan  verkas harus diajukan sebulan sebelum pelaksanaan sidang, terlepas dari itu di dalam kehidupan anggota polri ada terikat dengan aturan oleh sebab itu perlu di pahami oleh setiap pasangan yang hadir saat ini,”ungkap Kabag sumda

“Maksud dan tujuan PB4R ini sendiri adalah untuk mengetahui sejauh mana kesiapan anggota Polri dan pasangannya mengingat tugas dan tanggung jawab Polri yang semakin berat dan sebaliknya sebagai bhayangkari tentu harus mengetahui bahwa seorang istri dapat mendukung pelaksanaan tugas sehari-hari suami sebagai anggota Polri,” ujar kabag sumda.

Sedangkan pesan dari Ny. Kasman Mulyadi sebagai perwakilan Ketua Bhayangkari menjelaskan selaku anggota Bhayangkari mempunyai peran ganda yakni selain menjadi seorang istri dan ibu rumah tangga, juga berperan membantu suami dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

“Selain itu bhayangkari dituntut kesederhanaan dalam segala bidang dan diutamakan kerja sama yang baik dalam organisasi, mendukung kegiatan dan tugas-tugas yang dikerjakan oleh suami dan menjaga keharmonisan dalam membina rumah tangga,” ucap Ny. Kasman Mulyadi.

Kemudian pasangan calon diperkenalkan dengan pakaian dan beberapa aturan yang wajib diketahui oleh pasangan istri serta hal – hal yang wajib di ikuti oleh pasangan istri saat telah bergabung dengan bhayangkari.(*)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *