Pemkab Blitar Dan HWDI Blitar Beri Pelatihan Bisnis Perkuat Kemandirian Desabilitas

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) -BLITAR- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar dalam hal ini  Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) untuk meningkatkan kapasitas ekonomi masyarakatnya yang menyandang Disabilitas  menjalin kerjasama dengan Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia (HWDI) di bidang perekonomian Cabang Blitar yang dilaksanakan di Hold Kampung Coklat pada Jumat (24/09/2021)

Hal ini dibuktikan keseriusan Pemkab Blitar dan HWDI Cabang Blitar dengan memberikan motivasi dan pelatihan bisnis kepada sekitar 110 warga disabilitas kabupaten Blitar mulai hari ini Jumat 24 September 2021 sampai besok Sabtu, 25 September 2021. Dari sekitar 110 peserta itu separuhnya mengikuti masing-masing jadwal yang telah ditentukan.

Kepala Bidang (Kabid) Ekonomi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Blitar Roni Arif Satriawan menjelaskan, pemberian pelatihan bisnis ini berangkat dari adanya hambatan sosial kaum disabilitas untuk membangun kemandirian ekonomi dalam berwirausaha atau bisnis saat mengikuti pelatihan bisnis.

Roni menguraikan, pelatihan bisnis untuk disabilitas ini merupakan konsep program kerja yang disusun HWDI bersama Pemkab Blitar yang didanai United States Agency for International Development (USAID) Jadi Pengusaha Mandiri (JAPRI), yang programnya bernama USAID JAPRI People with Disability (PWD).

“Sebelumnya banyak teman-teman disabilitas yang tidak sampai selesai mengikuti pelatihan ini. Padahal, konsep pelatihan JAPRI itu sampai 3 sampai 4 bulan. Hambatan mereka seperti minder dan segala macem akhirnya dengan adanya pelatihan khusus yang pelatihnya juga disabilitas itu membuat mereka nyaman. Semoga setelah mengikuti pelatihan nanti mereka semakin kuat membangun bisnis,” ungkapnya.

Dalam pelatihan ini, lanjut Roni, diberikan materi Training of Trainers (TOT) dilanjut dengan Trainer of Coach (TOC). Saat ini, peserta pelatihan sudah sampai tahap Business Motivation Workshop (BMW).

“Nanti dilanjut ada pelatihan bisnis model canva atau pemberian bantuan modal kepada peserta yang mimiliki proposal bisnis baik. Ada 30 sampai 50 peserta terbaik yang akan dipilih proposal bisnisnya baik. Bantuan modal dari USAID ini nanti diberikan sebesar 200 dolar per orang ya,” ulasnya.

Pemkab Blitar menurutnya telah sukses mereplikasi mengembangkan konsep pelatihan kewirausahaan dari USAID JAPRI PWD ini untuk mengembangkan wirausaha di kabupaten Blitar. Untuk itu, tahun-tahun berikutnya pihaknya akan terus konsisten meneruskan terobosan baru upaya pengoptimalan kewirausahaan.

“Kita sejak dibina 2018 kita antusias melanjutkan program JAPRI ini. Ini semua warisan JAPRI yang dibawa ke kabupaten Blitar. Semoga JAPRI PWD ini bisa kita teruskan agar saudara-saudara kita yang kurang beruntung bisa meningkat perekonomiannya. Kita sudah banyak mereplikasi sehingga menghasilkan program seperti Abang Wira, Abang Makro hingga terbaru Adi Ekspor,” pungkasnya.   (Kmf/tar)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *