PDHI Sumsel dan KAGAMA Sumsel Donasi Telur, Di Saksikan Langsung Sekda Palembang

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) -PALEMBANG- Sekretaris Daerah ( Sekda) Kota Palembang Ratu Dewa menghadiri langsung penyaluran donasi telur dalam rangka hari telur dunia 2021 yang di laksanakan oleh Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumsel dan Keluarga Alumni Gajah Mada (KAGAMA) Sumsel.

Acara berlangsung di Universitas Tamansiswa di Jalan Taman Siswa No 261 kota Palembang. Rabu (22/09/21).

Sekda kota Palembang Ratu Dewa mengatakan bahwa Pemerintah Kota (PEMKOT) Palembang menyambut baik dari kegiatan penyaluran donasi telur yang di selenggarakan oleh PDHI Sumsel dan Kagama Sumsel.

” Dengan kegiatan yang bersinergi ini dapat mengurangi  dan menuntaskan angka stunting gizi buruk anak-anak di kota Palembang,” kata Ratu Dewa.

Apalagi persoalan telur, yang mana pendistribusiannya di Sumsel mayoritas di kota Palembang. Maka dari itu Pemkot Palembang mempunyai Peraturan Daerah ( Perda) yang akan di sosialisasikan.

” Sosialisasi dan edukasi  tidak hanya untuk masyarakat umum tapi juga untuk anak-anak sekolah tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat atas, itu substansi penting nya,” ujarnya.

Untuk program selanjutnya  pihak nya sudah minta ke Dinas Pertanian kegiatan seperti ini harus ada progres harus ada tindak lanjut ke anak-anak.

” Sehingga program makan telur bersama ini bisa di programkan secara rutin,” katanya.

Di tempat yang sama Ketua Umum PDHI Sumsel yang sekaligus ketua KAGAMA Sumsel Dr drh Jafrizal MM mengungkapkan bahwa kegiatan penyaluran donasi telur tersebut di laksanakan dalam rangka memperingati hari telur dunia 2021.

” Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian kami untuk mengentaskan stunting dan peningkatan gizi yang di berikan untuk anak-anak sekolah di masa pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Untuk donasi telur nya, pihaknya menghimpun donasi telur dari anggota KAGAMA, anggota PDHI,  komunitas ayam petelur dan peternak ayam.

” Donasi yang terbanyak dari peternak ayam dengan jumlah telur nya sebanyak 2 Ton 280 kilogram setara 36500 butir telur ayam, atau 152 kotak yang dibagikan untuk 19 sekolah terbagi di 9 SD di kota Palembang, 5 SD di Banyuasin dan 5 SD di Ogan Ilir, masing-masing persekolan dapat 120 kilogram,” jelasnya.

Selain itu juga di bagikan untuk sekolah tingkat menengah dan ada juga untuk rumah Tahfiz.

Dengan kegiatan ini ada pesan yang ingin disampaikan oleh KAGAMA Sumsel dan PDHI Sumsel dengan mengajak makan telur, manfaat nya yang pertama  bisa meningkatkan gizi anak-anak, mencegah stunting.

” Untuk yang kedua menjaga kesehatan dan kebugaran tubuh dari anak-anak dan ke-tiga membuat pertumbuhan ekonomi akan menjadi lebih baik bagi peternak telur,” katanya.

Dr drh Jafrizal berharap dengan adanya kegiatan-kegiatan sosial seperti ini dengan memanfaatkan teknologi, agar tidak kolep peternak telur nya.

Terkait dengan masalah kesehatan, telur yang ada di kota Palembang ini, ia mengungkapkan bahwa belum ada satupun yang memiliki Sertifikat Kontrol Veteriner ( NKV)

” NKV adalah sertifikat yang jaminan sanitasi dan higienis dari sebuah produk,” katanya.

ia pun memberitahukan untuk ciri ciri telur yang sehat yakni cangkang nya masih utuh, ujung telurnya yang bagus berwarna kuning.

” Kemudian tidak busuk dan berasal dari peternak yang dikelola dengan baik, tidak ada reses sedikitpun di cangkang telur. Harusnya telur berasal dari peternak yang sudah disertifikasi NKV,” katanya.

Untuk jumlah Peternak telur di Sumsel ada sekitar 350 peternak telur, yang terdiri dari 50 peternak telur ada di kota Palembang dan 300 peternak telur di Banyuasin

” Harga telur turun anjlok dan harga daging tinggi kita berharap banyaknya aksi-aksi sosial seperti ini sehingga telur itu bisa diserap dan mereka yg peternak bisa terbantu untuk melanjutkan usaha sehingga telur tidak menjadi langka,” Tuturnya.(dkd)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *