Rektor Uncen Terima Kunjungan Forum Peduli Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Uncen

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) –PAPUA-  Rektor Uncen, Dr. Ir. Apolo Safanpo,ST. MT, didampingi Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, menerima Forum Peduli Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Cenderawasih Abepura di Gedung Rektorat lantai 3 Uncen Waena, Jumat (10/07/18).

Kedatangan Tim gabungan dari LSM LIRA Papua dan juga LSM Lira Kota Jayapura bersama Lurah Yabansai Kota Jayapura Louis Mebri ini bertujuan untuk  menyampaikan rasa keingintahuan dari masyarakat yang tergabung dalam Forum Peduli Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Fakultas Kedokteran Uncen Jayapura terhadap hal yang menjadi kendala di dalam mangkraknya pembangunan Rumah Sakit tersebut.

Forum Peduli Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan Universitas Cenderawasih yang diprakarsai oleh salah satu alumni Fakultas Kedokteran yang juga merupakan Sekretaris Wilayah LSM Perempuan Lira Papua Sri Wahyuni Rumbarar, S.Ked dan Masyarakat Adat Pemilik Ulayat dari Keluarga Mebri tersebut untuk menanyakan duduk persoalan dari mulai persoalan adat dan juga persoalan administrasi lainnya yang mungkin saja menjadi penghalang dari pembangunan Rumah Sakit tersebut.

Dr. Ir. Apolo Safanpo. ST. MT, Sebagai Rektor yang terpilih untuk kedua kalinya ini mengucapkan terimakasih atas kedatangan LSM Lira Provinsi Papua dan juga LSM Lira Kota Jayapura serta Forum Peduli Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan di Universitas Cenderawasih, dirinya juga menyampaikan apresiasi yang sebesar besarnya kepada Forum ini dan LSM Lira yang sudah sangat kritis melihat pembangunan yang sampai saat ini telah memasuki usia 13 tahun namun belum selesai dibangun.

Sudah 5 rektor, tapi sampai saat ini belum selesai, persoalan yang dihadapi adalah persoalan administrasi dari pemerintah berupa persoalan dualisme hak kepemilikan lahan dan serta persoalan adat, menurut Apolo Safanpo bahwa, semuanya harus diselesaikan bersama baik persoalan antara administrasi negara maupun hak secara adat, semntara itu,Safanpo juga menambahkan bahwa yang menjadi masalah utama dari semuanya ini adalah terkait persoalan penganggaran, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD.

Oleh sebab itu rektor universitas cenderawasih yang terpilih untuk kedua kalinya ini sangat mengharapkan agar LSM Lira sebagai LSM Anti Korupsi Terbesar di Indonesia dapat mengawal bersama terkait persoalan penganggaran ini, karena kami selaku pimpinan juga merasa sedih melihat bangunan yang belum rampung dibangun tersebut.

Sementara itu Gubernur LSM Lira Papua, Toenjes Swansen Maniagasi, SH menyampaikan bahwa, setelah mengetahui duduk persoalannya dari pimpinan Uncen sendiri maka, dirinya dan Tim akan memfokuskan pada sisi advokasi penganggaran kepada pemerintah, terutama Maniagasi berharap kepada Presiden Ir. H. Joko Widodo, dan K.H. Ma’ruf Amin agar dapat merespon ini, dan memerintahkan jajarannya melalui menteri pendidikan tinggi maupun menteri PUPR agar melihat hal tersebut, menurutnya kami di Papua memang membutuhkan banyak infrastruktur disini, namun kami lebih membutuhkan Rumah Sakit agar memudahkan pelayanan dasar kesehatan masyarakat. Sebab dirinya juga tidak setuju jika Rumah Sakit Dok 2 dijadikan Rumah Sakit Pendidikan, sebab itu melanggar undang-undang dasar 1945, dan Undang-undang Kesehatan serta sumpah janji kedokteran itu sendiri.

Sementara itu Franklin Mebri selaku pemilik Ulayat yang juga merupakan Walikota LSM Lira Kota Jayapura menyampaikan  agar Pemerintah baik Pusat Maupun daerah tolong seriusi ini, dari adat kami sudah berikan areal ini untuk kepentingan pendidikan, oleh sebab itu DPR RI dan DPRP tolong sediakan Dana untuk lanjutkan pembangunan ini, jangan sibuk dengan PON saja, sebab kalau kita “Orang Papua” Sakit, tidak mungkin dirawat  di Stadion Papua Bangkit kan, betul kah tidak. Tutur Mebri kepada media.(Jhon | iD)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *