Kepalo Tiyuh Sakti Jaya Belum Bisa Menjelaskan Terkait Pembangunan Infrastruktur Tanpa Informasi Dan Bangunan Jembatan Tanpa Besi

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) –TUBABA- – Menindak lanjuti berita sebelumnya pada salah satu media online https://www.deklarasinews.com, terkait pembangunan fisik di tiyuh Sakti Jaya tahun 2021 menemui titik buntu.

Pasalnya kepalo tiyuh Sakti Jaya Ehwanudin saat mau dikonfirmasi tidak bersedia menemui wartawan media ini.

Adapun pembangunan infrastruktur atau pembangunan fisik di tiyuh tersebut, tanpa papan informasi dan jembatan serta insfratruktur lainnya pembangunanya terkesan asal jadi. Kamis ( 9/9/21).

Hingga saat ini papan informasi belum juga terpasang, seakan kepalo tiyuh yang akrab disapa Iwan tersebut, tidak mengindahkan pemberitaan dari media Deklrasi News yang sudah terbit pada tanggal 7/9/21.

Ironisnya Wahdani yang di sinyalir menjabat Kasi Pembangunan tiyuh Sakti Jaya  merupakan anak kepalo tiyuh hal ini  jelas mengangkangi Permendes tentang pangangkatan aparatur tiyuh.

Sementara menurut keterangan kepala tukang Tarmin (55) bahwa yang menyuruh kerja kepalo tiyuh, yang diperkerjakan orang SP4 tiyuh Marga Jaya hanya satu orang dari tiyuh Sakti Jaya. “Yang nyuruh kerja pak kepalo, kami yang kerja dari SP4 hanya pak Bagong yang orang sini.

Padahal idealnya memberdayakan kearifan lokal dan program padat karya tunai yang telah diatur dalam peraturan menteri. Artinya tiyuh tersebut mengesampingkan peraturan yang telah ditetapkan oleh menteri.

Selain itu,   jembatan yang tidak menggunakan besi merupakan pelanggaran dan terkesan tidak memperhatikan mutu bangunan.

Yesi selaku Staf  tenaga ahli bagian insfratruktur Tulang Bawang Barat melalui  whatshaap pribadinya saat dikonfirmasi menjelaskan. ” Untuk Balok Gelagar, Lantai dan Tiang Handrail harus menggunakan besi, Saya besok ada DL mb tidak di kantor. Nanti saya hubungi jika sudah  kembali ke kantor,” kata dia.

Terpisah tim monitoring dari kecamatan Batu Putih saat dihubungi melalui pesan whatshaap mengatakan, “Ketika kita masuk memeriksa sampai dua kali baik Kepalo tiyuh maupun Ketua TPK tidak menemui kami dari tim monitoring kecamatan Batu Putih,” ujarnya.

Menyikapi hal ini publik berharap, adanya Transparansi  terkait  penggunaan dana desa (DD) agar transparan, tetapi di kantor tiyuh tidak ada banner reklame anggaran tersebut.

“Kami warga meminta kiranya dinas terkait segera menindak lanjuti carut marutnya pembangunan infrastruktur di tiyuh Sakti Jaya,’ pungkasnya.( Iz/Mr/on) ).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *