Yopi Murib, Terimakasih Pak. Mentri Desa telah Mengunjungi Papua

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com)- JAYAPURA – bertempat di Swiss bell hotel yang terletak di kompleks ruko dok 2 dilangsungkan kegiatan start up dan workshop provinsi program transformasi ekonomi kampung terpadu (Tekad). (09/09/202)

Dalam sambutannya pada kegiatan tersebut, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung Dan Orang Asli Papua, Yopi Murib, SE, MM menyampaikan laporan panitia dimana sebagai institusi yang diberikan kewenangan melalui dekonsentrasi yang bersumber dari blok grand perjanjian antara pemerintah Indonesia melalui kementerian desa dan IFAD. dalam sambutannya itu, selaku kepala dinas dPMK dan OAP Yopi Murib menyampaikan tentang tahapan pelaksanaan kegiatan Tekad dimulai tahapan perekrutan tenaga pendamping di 9 (sembilan) kabupaten sasaran Program Tekad yang pelaksanaannya pada tanggal 16 juni 2021 dengan tahapan pendaftaran peserta sekaligus seleksi pemberkasan yang diumumkan pada tanggal 24 juli 2021, dan selanjutnya tanggal 28 s/d 30 juli dilakukan seleksi aktif dan tanggal 23 agustus 2021 pengumuman kelulusan, sampai dengan kita masuk pada tahap selanjutnya yaitu penyelenggaraan startup penandatanganan memorandum of understanding (mou) kegiatan dekonsentrasi transformasi ekonomi kampung terpadu (tekad) antara kementerian desa pdtt dengan pemerintah provinsi papua dan 9 kabupaten di provinsi papua tahun anggaran 2021 serta workshop kolaborasi tekad.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Orang Asli Papua tersebut menyampaikan bahwa, Penyelenggaraan startup tekad dan workshop kolaborasi, bertujuan untuk : Menyamakan persepsi arah kebijakan dan sinkronisasi kegiatan program tekad tahun anggaran 2021; b) Penandatanganan komitmen antara KEMENDES PDTT dengan Pemerintah Provinsi Papua dan Pemerintah Kabupaten Program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (Tekad) Tahun Anggaran 2021; c) Menyatukan komitmen lintas sektor dan stakeholder untuk bersinergi dalam memberikan dukungan dan perannya guna mewujudkan lingkungan yang kondusif bagi tercapainya target program tekad. d) Melakukan penajaman terhadap kegiatan program transformasi ekonomi kampung terpadu (tekad) tahun Anggaran 2021 antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Dan Pemerintah Kabupaten.

Mewakili Pemerintah Provinsi Papua, Selaku Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung dan Orang Asli Papua menyampaikan Apresiasi dan terima kasih yang sebesar besarnya atas adanya perhatian secara khusus Pemerintah Republik Indonesia melalui dari Kementerian Desa PDT Dan Transmigrasi terhadap Provinsi Papua. Mantan kepala Dinas Perindagkop dan dan UKM Kab. Puncak itu menyampaikan substansi hukum dalam pelaksanaan program TEKAD di Papua mengacu pada peraturan presiden nomor 63 tahun 2020 yang menyebutkan tentang penetapan daerah tertinggal 2020-2024, dimana terdapat 22 kabupaten dari 28 kabupaten di Provinsi Papua yang dikelompokan sebagai daerah tertinggal yang salah satu indikatornya melalui indeks Desa Membangun (IDM) Papua, dapat kami laporkan IDM Papua per 07 september 2021, dimana dari 5411 kampung telah terinput dan terverifikasi sebanyak 3.940 kampung (72,8%), untuk kategori Desa Mandiri 0,02%, atau baru 1 kampung, desa maju 0,59% desa berkembang 5,8 %, desa tertinggal 18,33 % dan desa sangat tertinggal 47,14 %. Atau 2.551 Kampung, untuk itu Yopi Murib mengharapkan kondisi ini menjadi perhatian serius untuk dicermati dan menjadi tantangan bersama.

Diakhir sambutannya, Kepala Dinas Pemberdayaan masyarakat kampung dan Orang Asli Papua menyampaikan, ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya atas kesediaan bapak Menteri Desa, PDTT dapat memberikan arahan dan membuka workshop kolaborasi Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD) dan juga secara pribadi dan sebagai pimpinan lembaganya orang Papua saya mengucapkan terimakasih kepada para narasumber, para undangan, peserta dan panitia pelaksana atas kehadiran dan partisipasinya, sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik, lancar dan tertib.

semoga dengan izin-nya pertemuan ini akan menjadi awal yang baik bagi kita semua dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawab pekerjaan yang tidak ringan dalam rangka peningkatan produksi pangan nasional dan berkelanjutan dan peningkatan infrastruktur dasar pertanian melalui program tekad.

kegiatan yang dilaksanakan dengan standar protokoler Covid-19 ini dihadiri oleh 70 perwakilan lembaga pemerintah dan stakeholder baik dari pemerintah pusat dan juga pemerintah daerah prov. Papua (Jhon | iD)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *