POLSRI Menyelenggarakan Diksar Kedisiplinan Untuk Mahasiswa Baru

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) PALEMBANG- Politeknik Negeri Sriwijaya (POLSRI) menyelenggarakan pendidikan dasar (Diksar)  kedisiplinan untuk mahasiswa baru tahun akademik 2021 /2022  di gedung aula POLSRI Senin (6/9/21).

Direktur Polsri Dr Ing. Ahmad Taqwa M.T mengungkapkan bahwa setiap mahasiswa baru sebelum mereka melakukan perkuliahan diwajibkan mengikuti Diksar kedisplinan selama satu minggu.

” Diksar kedisiplinan ini wajib mereka ikuti sebagai bekal sebelum dimulai nya perkuliahan,” kata nya.

Adapun materi yang didapat selama diksar antara lain tentang pendidikan perguruan tinggi  secara keseluruhan, termasuk juga wawasan tambahan, dari Badan Narkotika Nasional (BNN), Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan wawasan yang lain sebagainya.

” Dikarenakan Diksar kedisplinan ini wajib, jika peserta yang ikut tidak lulus maka diwajibkan mengulang kembali di tahun depan,” ujarnya.

Masih kata Ahmad Taqwa, Mahasiswa yang baru akan berkeliling mengenal kampus dan pengenalan fasilitas yang ada di kampus, kemudian memperkenalkan mereka tentang proses belajar di kampus baik secara offline maupun online.

” Perkuliahan nanti secara hybrid kombinasi antara offline dan online. Untuk offline mereka wajib datang ke kampus,” katanya.

Sementara itu Carlos RS MT Wakil Direktur Polsri mengatakan peserta yang mengikuti Diksar kedisiplinan untuk tahun akademik 2021-2022 sebanyak 3170 mahasiswa.

” Terdiri dari 11 program studi sarjana terapan, 11program study diploma 3 yang ikut diksar kesisplinan, dan ada juga dari mahasiswa tahun lalu yang tidak lulus diksar kedisplinan maka diwajibkan tahun ini mereka ikut kembali,” katanya.

Carlos mengungkapkan tujuan dari diksar kedisiplinan, salah satu nya yaitu untuk menanamkan rasa berbangsa dan bernegara, dan juga bela negara, kemudian kepedulian terhadap lingkungan masyarakat.

” Selain itu mereka juga memahami tentang bahaya narkoba, juga tentang  radikalisme dan berdisiplin berlalu lintas di masyarakat,” ujarnya.

Tahun ini di karenakan masih dalam kondisi pandemi covid-19 untuk Diksar kedisiplinan dilaksanakan secara hybrid, karena tidak memungkinkan sebabnya 3170 mahasiswa baru dilaksanakan secara offline.

” Ada perwakilan sebanyak 44 mahasiswa baru yang mengikuti secara offline dan sisanya berada di rumah masing-masing tapi mereka tetap berada di Palembang,” jelasnya.

Para peserta yang online mereka posisi nya harus berada di Palembang sehingga tidak terkendala oleh karena Jaringan.

” Jika peserta di daerah akan ada masalah di jaringan sinyal karena kita tidak bisa membeli sinyal, kita nanti ada bantuan kuota, maka nya diharapkan di Palembang posisi nya,” tuturnya. (dkd)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *