Mentan SYL, Pertanian Yang Berhasil Hanyalah Kemauan, Ayuuk Mari Kita Majukan Pertanian dari Papua

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) – PAPUA – Syahrul Yasin Limpo, Mentan RI disambut Asisten II Bidang Perekonomian dan Kesra Sekda Provinsi Papua, Muhammad Musa’ad mewakili Gubernur Papua, Kamis, 02/09/21. Hadir di BPTP Sentani Papua dalam Rangka Membuka Kegiatan Bimtek Kewirausahaan Pertanian Petani Milenial.

Pinta Mentan dalam pembukaan, kepada rombongan kunjungan bahwa “Jangan kau pulang dari Papua kalau tidak ada sesuatu yang kau buat untuk Papua ini”.  Secara spontan disambut meriah oleh para undangan dan peserta Bimtek Kewirausahaan Pertanian Petani Milenial Papua.

Ikut Kunker Mentan, semua eselon 1 dilingkungan Kementan RI yaitu, Kaban Litbang, Dirjen Tanaman pangan, Dirjen Hortikultura, Ka. BPSDM, Dirjen Ketahanan pangan, Dirjen Peternakan, Kaban Karantina, Dirjen Perkebunan, Dirjen Prasaranan Fisik, Staf Khusus Mentan, Semua Direktur Kementan, Para staf pendamping program, serta Dokter pendamping dan media, Kata mentan artinya kami semua yang datang kesini cinta Papua.

Papua tempat yang indah, Papua masa depan mutiara bangsa, ijinkan kami hadir disini Papua, pinta Limpo kepada Asda 2 Sekda Papua Musa’ad. Lanjut Yasin, ijin kami hadir disini untuk melihat Papua tanah kita bersama.

Pilihan bertani itu, pilihan yang utama sebenarnya. Karena bertani itu, sesuatu yang hebat. Sudah disiapkan oleh Tuhan. Menjadi petani itu keren. Semua mau jadi keren kan? Sebagai petani keren, Tanya Mentan.

Bertani itu bukan sesuatu yang istimewah, tetapi sesuatu yang pasti. Kepada Asda pak Musa’ad dan pak Bupati Kabupaten Jayapura, saya perlu sampaikan bahwa ketika Negara kita di landa oleh Pandemi Covid-19 hampir 2 tahun ini, yang tetap menopang Negara kita ini adalah pertanian.

Pertanian yang tidak pernah turun, bahkan naik misalnya tahun 2020 pendapatan kita naik mencapai 16% untuk kepentingan Nasional. Tahun 2020, eksport Indonesia naik 15.4% disaat Cocid-19. Itu pernah dicapai jaman Orde baru kurang lebih. Tahun 2021 dikuartal 1 dari Januari hingga Maret dan April ini pertumbuhan pertanian hampir mencapai 40%.

Pertanian itu ada didepan mata kita, ada hasil pertanian yang dicapai panen 1 bulan, 2 bulan, 3 bulan, dan seterusnya hingga 1 tahun bahkan lebih. Kita akan cenderung memilih yang lebih pendek waktunya. Papua dengan potensi yang kaya ini, menantang kita untuk bertani dengan kiat-kiat yang keren. Tuhan menyediakan potensi yang begitu kaya di Tanah Papua ini, puji Mentan.

Bertani itu yang pertama ada lahanya, ada orangnya, ada airnya, kita ajar ketrampilannya, dan pertanian bisa untuk makan sendiri, bisa dijual atau diperdagangkan serta bisa untuk memperkuat pembangunan ekonomi suatu Negara.

Pilihan bertani adalah sesuatu yang hebat, sesuatu yang keren, petani tidak lagi seperti dulu sehingga mungkin ada anggapan orang bahwa kegiatan yang becek, kotor dan bahkan petani orang yang miskin, itu salah, tegas Mantan Gubernur Sulawesi dua periode ini.

Papua daerah yang kaya, hebat sumberdaya alamnya baik tanah yang subur, air yang melimpah, sinar matahari yang baik, semuanya tersedia melimpah, namun tidak ada rejeki yang datang di tempat yang konflik, kacau, masih ada kebencian, bahkan hanya berpolitik praktis saja.

Pembangunan akan terus bergerak maju jika hadir kedamaian, agama yang kuat, alam yang bersahabat, karena akan menurunkan rejeki bagi kehidupan kita manusia.

Semua belahan dunia terblock dihantam Covid-19 sebagai ancaman dunia, semua manusia mau tidak mau tetap bertahan didalam rumah demi sehat, kita takut covid maka kita dikurung dalam bangger semacam dalam kurungan rumah dibawah tanah, namun apakah dengan bertahan manusia tanpa makanan?

Tidak bisa, seluruh Manusia didunia tetap butuh makan yang cukup guna bisa bertahan hidup. Sekali lagi bahwa seluruh manusia didunia butuh makanan, tegasnya.

Data eksport Indonesia yang naik 15.4% disaat Cocid-19, Tahun 2021 dikuartal 1 ini pertumbuhan pertanian hampir mencapai 40%.  Indonesia adalah Negara yang kuat termasuk di Papua punya kekuatan yang luar biasa.

Untuk mengolah pertanian, pertanian butuh air, pertanian butuh matahari, pertanian butuh unsur-unsur hara, semuanya ada di Papua. Tanah yang subur, air yang melimpah, matahari yang tak hentinya menyinari tanah Papua.

Yang dibutuhkan untuk pertanian yang berhasil hanyalah Kemauan, ayuuk mari kita majukan pertanian dari Papua, ajak Mantan Kades, Lurah, dan Camat terbaik se Indonesia, Bupati 2 periode, Wagub Sulsesl  hingga Gubernur 10 tahun Provinsi Sulsel yang berturut-turut menerima piagam penghargaan terbaik.

Penerima 344 penghargaan termasuk bintang Mahaputra ini kemudian mengajak bahwa prestasi yang diterima dimulai dengan membangun pertanian secara baik maka akan berdampak ke semua sisi pembangunan, tutur pria asal Sulsel ini.

Turut hadir mendampingi kunjungan ini Anggota DPR RI Dapil Papua Dr. H. Sulaeman I. Hamza, Pangdam XVII Cenderawasih Papua, Dandrem Jayapura, Bupati Kabupaten Jayapura, beserta Peserta Bimtek Kewirausahaan Petani Milenial Papua, (rep.zri).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *