Binmas Polres Sarmi Hadiri Kegiatan Dialog Kebangsaan

  • Whatsapp
?????????
banner 468x60

(humasnews.com)-SARMI-Lembaga masyarakat Adat kabupaten sarmi mengelar kegiatan dialog kebangsaan, (04/09).
Membangun jati diri dan membumikan peran mendorong keberpihakan terhadap pemberdayaan masyarakat pemberdayaan masyarakat asli sarmi.

Pembukaan yang di pimpin langsunng oleh sekertaris LMA max werinusa.SH dan di awali dengan doa berbahasa suku sobey yang di pimpin oleh bapak pithein marau…

Sambutan ketua lembaga masyarakat adat sarmi zakarias sakweray mengatakan putra/putri sarmi mampu bersaing sejak dulu, contoh tonce mesed adalah putra sarmi pertama yang menduduki jabatan bupati kabupaten jayapura.

Turut hadir kasad binmas polre Iptu. yulius Mapeni.Kim berserta 2 (dua) anggota binmas polres sarmi dan perwakilan masing-masing suku mulai dari suku sobay, armati, rumbuai manirem dan isirawa.

Kasad binmas polres sarmi yulius mapeni.kim dalam sambutanya mengatakan  materi yang akan di sampaikan dalam ruang lingkup kamtibmas dengan gerekan binmas noken yang menampung aspirasi masyarakat.

kasad berjanji akan memberikan perintah kepada para babinkamtibmas untuk terus membantu masyarakat dalam menjalankan tugas di dalam membina masyarakat. Dalam hal ini yulius juga mempromosikan binmas noken adalah daya tampung keluhan masyarakat untuk di tindak lanjuti sesuai aspirasi tetang keamanan di wilayah hukum polres sarmi

Yulius(kasad) juga menambakan kita sebagai anak adat untuk terus menjaga tatanan adat sarmi dan tidak merusak tatanan adat tersebut

Di sela-sela sesi tanya jawab dalam kesempatan ini frans sawen mantan kepala kampung bagaiserwar ini menwakili masyarakat adat suku sobey mengatakan ” kami minta kepala pihak kepolisian untuk melihat generasi sarmi dari kaptiau sampai subu dari air menetes sampai ombak pecah ditahun mendatang ada penerimaan bintara polisi, kami meminta untuk harus ada pengawalan dari pihak polres untuk terus mengawasi tes masuk polisi karena anak yang kami harapkan banyak yang pulang dengan kekecewaan, dan dari sinilah timbul kegaduhan, mabukkan serta buat tindakan kriminalitas.

Frans sawen jga menambahkan lembaga masyarakat berharap kedepan harus ada putra adat asli sarmi yang duduk sebagai kapolres sarmi. Tutup frans (patrias mauri)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *