Moral Technology School (MT School) Gelar Progres Program dan Rencana Kegiatan

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) – KULONPROGO – Senin (23/08) Moral Technology School (MT School) melaksanakan kegiatan “Paparan Progres Program dan Rencana Kegiatan” yang dilaksanakan daring melalui Zoom Meeting.

Kegiatan ini dihadiri pewakilan Dinas Dikpora, BAZNAS, Kankemenag, Lembaga Pengembangan Insani Dompet Dhuafa (LPI DD), pengawas SD/MI, 10 SD/MI penerima manfaat MT School Komprehensif, dan Trainer MT School Parsial.

MT School yang diprakarsai tiga alumni Konsultan Relawan Sekolah Literasi Indonesia (Kawan SLI) yakni Irfa Ramadhani, Wahyu Widiyawati, dan Putri Ria Utami sejak November 2020 bertujuan meningkatkan performa sekolah/pendidik berbasis pendekatan moral dan teknologi.

Berdirinya MT School bermula dari praktik baik SLI yang hadir di wilayah Kulon Progo untuk mendampingi sepuluh sekolah dan madrasah terseleksi (Kapanewon Wates, Pengasih, dan Sentolo) guna meningkatkan performa sekolah berbasis literasi.

Pertemuan daring MT School berfokus pada pemaparan perkembangan program dan merancang program MT School di tahun berikutnya melalui diskusi partisipatif. Menurut Dian Putera Karana, S.Pd., M.Pd., Kasubbag Perencanaan Sekretariat Dinas, Dinas Dikpora Kulon Progo telah merencanakan anggaran program MT School tahun 2022. Hal tersebut menjadi angin segar bagi keberlangsungan program MT School.

Irfa Ramadhani, Penggerak MT School, menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pemerintah daerah.

“ Program ini terlaksana dengan adanya kerjasama yang baik dari pemerintah daerah. Semoga tahun berikutnya kerjasama ini dapat terus berlanjut dan makin erat sehingga dapat meningkatkan perkembangan program serta membantu tercapainya tujuan pendidikan nasional yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa” kata Irfa.

Apresiasi juga diberikan Kepala Kemenag Kulon Progo, H. Muhammad Wahib Jamil, S.Pd., M.Pd., kepada MT School. Ia berharap MT School dapat memberikan nilai-nilai positif yang kemudian meluas di Indonesia hingga Internasional.

Selaras dengan hal itu, Muhammad Syafi’e  El Bantanie, Direktur LPI DD menyampaikan jika ia melihat MT School sebagai program yang sangat positif untuk peningkatan pendidikan khususnya di Kulon Progo. Sehingga sekolah-sekolah mampu mengembangkan teknologi berbasis nilai-nilai moral; sehingga bisa melahirkan kebermanfaatan dan kemaslahatan bagi seluruh anak didik di Kulon Progopungkas Syafi

“ Kedepannya akan dilakukan diskusi lanjutan rencana program 2022 beserta monitoring dan evaluasi. Kami yakin MT School dapat membantu memperbaiki, meningkatkan, dan mengembangkan pendidikan berbasis literasi ke arah lebih baik lagi” tutup Irfa.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *