Bahrudin, Mantan Kades Margodadi : Pemberhentian (RT,10) Sesuai Prosedur dan Permintaan Masyarakat

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) – PESAWARAN – Mantan Kepala Desa Margo dadi kecamatan waylima kabupaten Pesawaran Bahrudin  Bantah tudingan tentang pemberhentian ketua RT, 10 desa Margodadi Kecamatan Waylima, secara sepihak dan tidak berdasar yang berujung  gugatan oleh Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen  Perjuangan Anak Negri( YLPK perari-Red) Kabupaten Pesawaran.

Menurut nya Pemberhentian salah Satu ketua RT, 10 di desa Margodadi pada tahun 2020 lalu, telah sesuai dengan mekanisme dan peraturan yang ada,di karenakan selain adanya keluhan dan permintaan masyarakat lingkungan RT 10 pemberhentian RT  tersebut telah kami rapat kan dan kami konsultasikan dengan aparat desa dan aparat kecamatan sehingga telah sepakat untuk melakukan pemberhentian tehadap ketua RT yang telah lalai dalam menjalan kan tugasnya.

“Jujur mas,padahal Waktu saya masih menjabat kepala desa sudah secara lisan beberapa kali mengigatkan agar yang bersangkutan (ketua RT-Red) dapat berkomunikasi dengan masyarakat lingkungan RT dengan baik,serta dapat menjalankan Tugas sebagi ketua RT serta dapat membantu dalam pelayanan terhadap masyarakat ,”ujar Bahrudin.

Lanjut bahrudin, Namun dengan teguran yang di sampaikan olehnya selaku kepala desa Saat itu, Untuk ketua RT,10 tersebut terkesan di abaikan , bahkan dalam tugas Untuk membantu pelayanan terhadap lingkungan masyarakat RT,10  yang merupakan tugas seorang RT terkesan di abaikan,

” Pada tahun 2020 lalu sejumlah masyarakat lingkungan RT 10 menemui dirinya di balai desa bahkan ada juga yang datang kerumah  Saya Untuk menyampaikan sikap dan kinerja ketua RT yang di anggap telah lalai menjalankan tugas nya sebagai seorang ketua RT,”ungkap Bahrudin.

Tambah Bahrudin, Pada setiap kesempatan yang ada diri nya pun ,selalu mengigatkan, kepada seluruh aparat desa nya dan para ketua RT dan RW untuk dapat bersama sama menjalankan tugas  nya masing-masing dalam membantu menpelayanan kepada masyarakat, memelihara kerukunan hidup warga, serta menyusun rencana dan melaksanakan pembangunan dengan menyumbangkan aspirasi masyarakat,sesuai dengan Permendagri sehingga pemerintahan di tingkat desa dapat berjalan dengan baik dan kondusif.

“Jadi sekali lagi saya Tegaskan bahwa pemberhentian ketua RT 10 pada tahun 2020 lalu,telah sesuai dengan ketentuan dan sudah sesuai dengan prosedur yang berlaku serta  telah di konsultasikan dan di rapatkan dengan aparat desa Margo dadi dan aparat kecamatan way lima sebagai dasar pemberhentian ketua RT 10 desa Margodadi,”pungkas Bahrudin.

Sementara berdasarkan keterangan yang di katakan  dari salah seorang warga RT 10 yang nama nya egan di sebut kan kepada media ini mengatakan,bahwa oknum ketua RT 10 yang di berhentikan oleh kepala desa sanagat tepat dan berdasar karena ini merupakan permintaan dari masyarakat lingkungan RT 10.

“Kami sebagai masyarakat lingkungan RT 10  sangat berterima kasih kepada bapak kades (Bahrudin-Red)karena telah tegas telah memberhentikan ketua  RT  yang kami anggap gagal dalam mejalan tugas nya sebagai kepala rukun tetangga di desa Margo dadi ini “cetusnya.

 

(defa)

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *