KOMED dan Wardah Bangun Kolaborasi Ciptakan Kelas Belajar Yang Menarik

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) – Komunitas Media Pembelajaran (KOMED) merupakan salah satu komunitas guru yang memiliki konsen dalam peningkatan kualitas pengajaran guru-guru. Komunitas ini memiliki kefokusan di bidang media pembelajaran, tetapi juga terus berupaya memberikan tema-tema pelatihan yang beragam.

Selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) diterapkan dalam dunia pendidikan, KOMED turut berperan dengan menghadirkan ragam aktivitas yang dapat meningkatkan keterampilan guru agar mampu melakukanpembelajaran jarak jauh.

Pembelajaran Jarak Jauh telah menciptakan kondisi dimana siswa tidak memiliki motivasi lagi untuk belajar bersama guru-guru mereka. Padahal esensi dari proses belajar adalah sikap atau keinginan untuk belajar.

Kondisi demikian tidak bisa terus dibiarkan, oleh sebab itu KOMED dan Wardah berkolaborasimenghelat Pelatihan Online Pada 21 Agustus 2021 dengan Tema “Guruku Cantik, Kelasku Menarik” Pelatihan tersebut dilakukan di ruang Zoom pada Pkl. 15.30-17.30 dengan menghadirkan narasumber bu Ihah Parihah (Koordinator KOMED Banten) dan Hana De Fasya (Crystallure Skin Expert Promotor).

Berbeda dengan pelatihan pada umumnya. Pelatihan ini diperuntukan khusus untuk guru-guru perempuan. Meskipun kegiatan belajar dilakukan secara virtual, guru seharusnya tetap tampil prima agar siswa-siswasuka. Namun tidak hanya itu, guru juga harus mampu menciptakan suasana kelas yang menarik saatpembelajaran virtual.

Dalam pelatihan tersebut, narasumber pertama, Ibu Ihah Parihah memperkenalkan konsep Guru CANTIK yang merupakan singkatan dari Creative, Adorable, Negotiative, Technology, Interactive dan Kindness.Creative, yakni kemampuan guru memilih strategi, metode dan media pembelajaran yang tepat untuk KBM.

Adorable, yakni kemampuan guru tampil menawan dengan memperhatikan penampilan fisik dan kesesuain bahasa tubuh. Negotiative, yakni kemampuan guru melakukan negosiasi dan kesepakatan dengan orang tua dan siswa.

Technological, yakni kemampuan guru dalam mengoperasikan teknologi pembelajaran terkini. Interaktif, yakni kemampuan guru dalam membangun komunikasi dua arah. Kindness, yakni kemampuan guru untuk memiliki empati dan kemurahan hati.

Konsep guru CANTIK yang diperkenalkan oleh bu Ihah Parihah tersebut dapat terwujud jika para guru mau terus belajar mengikuti perkembangan jaman. Mengikuti berbagai diklat pengembangan diri dan turut berkontribusi di ruang komunitas. Materi tersebut membuat 170 peserta yang hadir tertarik. Sehingga banyak pertanyaan bermunculan dari peserta. Selanjutnya, narasumber kedua, Hana De Fasya, mempraktikan tata cara berias bagi seorang guru.

Menurutnya guru harus berias agar bisa tanpil berseri di depan anak-anak. Kak Hana mengajarkan para peserta agar bisa berias dengan natural, sehingga tidak berlebih-lebihan namun tetap mempesona. Pelatihan yang dihelat selama dua jam tersebut diikuti dengan takjub oleh peserta. Meski pelatihan dilakukan secara virtual, Pelatihan berlangsung secara interaktif sehingga tidak terasa waktu dua jam telah habis.

Pelatihan ini diharapkan bisa membantu para guru agar tetap semangat menghadapi kondisi pandemi. Pembelajaran secara virtual bukanlah halangan untuk menciptakan suasana kelas yang menarik. Pembelajaran jarak jauh pun bukan halangan untuk guru perempuan bisa tampil dengan cantik.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *