Kapolda Sumsel, Wujudkan Moderasi. Merawat NKRI, Demi Keunggulan Generasi

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com), PALEMBANG – Kepala Kepolisian Daerah Sumsel Irjen Pol.Prof Dr Eko Indra Heri S MM  narasumber pengenalan budaya akademik dan mahasiswa (PBAK) Merdeka 2021 diruang Academic center UIN Raden Fatah Palembang Rabu,18/08/2021, turut hadir Rektor UIN Raden Fatah Prof Dr Nyayu Khodijah, S.Ag.,M Ag beserta Civitas Akademika UIN Raden Fatah dan Palembang  PJU Polda Sumsel.

Dalam penyampaian nya kepada para generasi muda, generasi penerus bangsa dihadapan Ratusan Mahasiswa/wi berbagai Fakultas dan Jurusan UIN Raden Fatah Palembang dengan penuh  khidmat.

Empat pilar NKRI meliputi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Pancasila merupakan dasar dan ideologi negara, dan UUD 1945 sebagai konstitusi negara, serta NKRI sebagai bentuk negara, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai semboyan negara kita ucap Jenderal Eko.

Harapannya, agar para pemuda khususnya mahasiswa mengetahui salah satu tugasnya sebagai warga bangsa Indonesia yang baik. Juga sebagai agen perubahan. ”Pentingnya peran Mahasiswa bagi bangsa Indonesia tidak bisa dianggap remeh. Karena kita bisa merdeka salah satunya berkat perjuangan pemuda-pemuda pahlawan bangsa yang dulu berjuang demi kemerdekaan dan keutuhan NKRI. Sebagai Mahasiswa harus kritis dan aktif terhadap semua hal, karena tonggak estafet pemerintah ini ada di tangan para generasi saat ini ”yakni mahasiswa tegas Jenderal Eko.

Dikatakan Eko, mahasiswa/wi adalah generasi penerus bangsa. Di tangan pemuda dan mahasiswa masa depan bangsa ditentukan, teruslah berkarya dan berinovasi teruskan kejenjang yang lebih tinggi lagi dalam pendidikan jangan puas dengan yang ada dalam menempuh pendidikan mencari ilmu ucapnya dihadapan 185 peserta dan para Akademika civitas UIN Raden Fatah, ia menambahkan Bagaimana negara ini tergantung peran dan aktifnya mahasiswa khususnya setelah Indonesia merdeka, para pemimpin bersama rakyatnya membangun bangsa ini. Semua saling bahu-membahu sesuai dengan peran dan kemampuan masing-masing. Proses pembangunan bangsa tidak lepas dari peran pemuda. Sebagaimana dalam sejarah pergerakan perjuangan kemerdekaan RI, peran pemuda tidak terbantahkan. Bahkan, pemuda menjadi motor perjuangan.

‘’Mari kita bertanya kepada diri kita masing-masing, mari saling interopeksi diri, apa kontribusi yang sudah atau dapat kita berikan bagi bangsa dan negara? Ada ungkapan baik, janganlah kamu bertanya apa yang kamu dapatkan dari negara, tapi apa yang dapat kamu berikan kepada negara,’’ tegasnya.

Eko, lebih lanjut mengatakan, sebagai generasi abad 21, generasi zaman now atau generasi milenial, hendaknya jangan terlena dengan nikmat kemerdekaan sekarang ini. Semua harus dan perlu merawat. Termasuk memelihara kemerdekaan sebagai amanat dari para pendiri bangsa, serta menjaga keutuhan NKRI, dengan tetap menjaga persatuan dan kesatuan antar sesama, islam rahmatal lilalamin teruslah berbuat kebaikan setiap hari dan waktu niatkan perbuatan kita Ibadah, ujar eko.

Sebagai tanggung jawab kita sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya kita harus ikut bertanggung jawab menegakkan keutuhan dan kedaulatan NKRI. Dan, harus berperan serta dalam pembangunan bangsa. Beragam cara dapat dilakukan. Seperti belajar dengan sungguh-sungguh, meningkatkan kreativitas dan inovasi, mampu cepat beradaptasi dengan kemajuan zaman tukas eko, sebelum acara ditutup dilanjutkan tanya jawab dan pemberian Cendera Mata. (Rls/Ags).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *