Curah Hujan Tinggi, Sebabkan Ratusan Rumah Di Kabupaten Asahan Terendam Banjir

  • Whatsapp
Salah satu Desa di Kabupaten Asahan terdampak banjir
banner 468x60

(humasnews.com) – ASAHAN -Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Asahan melalui Dinas Kominfo Kabupaten menginformasikan Senin 16 Agustus 2021 Pukul 16.00 WIB beberapa daerah di wilayah Kabupaten Asahan dilanda Banjir dan longsor.

Adapun wilayah tersebut sebagai berikut, Desa Tanah Rakyat Kecamatan Pulo Bandring, Desa Sei Silau Tua, Desa Sei SIlau Barat, Desa Urung Pane, Desa Bangun Sari Kecamatan Setia Janji, Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV, Desa Perkebunan Sei Dadap I/II, Desa Tanjung Alam, Desa Sei Kamah Baru, Desa Bahung Sibatu-batu Kecamatan Sei Dadap, Desa Terusan Tengah Kecamatan Tinggi Raja, Desa Karya Ambalutu Kecamatan Buntu Pane.

“Desa Punggulan Kecamatan Air Joman, Desa Rawang Lama, Desa Rawang Pasar IV Kecamatan Rawang Panca Arga, Desa Hessa Air Genting Kecamatan Air Batu, Desa Perkebunan Hessa Kecamatan Simpang Empat, Desa Gotting Sidodadi Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dan Kelurahan Siumbut-umbut Kecamatan Kota Kisaran Timur,” kata Kabid Media Kominfo Kabupaten Asahan, A. Arbin Tanjung ke awak media, Senin (16/08/2021).

Lebih lanjut Arbin mengatakan,

Intensitas hujan sedang hingga tinggi dan lama yang turun pada tiga hari terakhir hingga hari Minggu tanggal 15 Agustus 2021 sejak pukul 18.30 WIB sampai  tanggal 16 Agustus 2021 pukul 10.00 WIB di seluruh wilayah Kabupaten Asahan, berdampak naik dan meluapnya debit air di beberapa sungai di Kabupaten Asahan.

Serta saluran air/parit yang banyak tersumbat/tidak lancar ditambah kenaikan genangan luapan air terjadi secara variatif wilayah, mulai tanggal 13 Juni 2021 di Desa Bangun Sari Kecamatan Setia Janji, tanggal 14 Agustus 2021 di Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV Kecamatan Sei Dadap dan di Desa Tanah Rakyat Kecamatan Pulo Bandring.

“Kemudian sejak tanggal 16 Agustus 2021 di desa-desa lainnya, ketinggian air bervariatif dari ketinggian sekitar 50cm-150cm diatas permukaan tanah dan sekitar 30-60cm didalam rumah,” ujarnya.

Kondisi ini juga diikuti dengan terjadinya longsor pada ruas jalan Kabupaten di Dusun III Desa Gotting Sidodadi Kecamatan  Bandar Pasir Mandoge dengan diameter panjang 50m, lebar 40m dan kedalaman 17m,” tambah Kabid Media Kominfo Kabupaten Asahan, A. Arbin Tanjung.

Arbin juga menyampaikan dengan sigap BPBD Kabupaten Asahan bersama dengan perangkat Kecamatan serta perangkat Desa masing-masing melakukan pengecekan langsung ke lapangan untuk menginventarisir yang terdampak serta kerusakan sarana prasarana yang ada.

“Mendirikan posko siaga bencana, posko kesehatan dan dapur umum serta pemberian pemenuhan kebutuhan dasar bagi korban terdampak,” terangnya.

Selain itu, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait lainnya untuk penanggulangan bencana. Menghimbau warga untuk tetap siaga dan berpindah dari rumah jika air terus bertambah.

Masih Arbin, ia juga menyebutkan, kondisi genangan air di Desa Sei Silau Tua, Desa Sei Silau Barat, Desa Karya Ambalutu telah surut total. Kondisi genangan air di Desa Sei Alim Hassak, terus berangsur surut dan diperkirakan akan terus surut hingga malam hari ini jika hujan tidak turun kembali.

“Kondisi genangan air di Desa Tanah Rakyat, Desa Perk.Sei Dadap I/II, Desa Tanjung Alam, Desa Sei Kamah Baru. Desa Bahung Sibatu-batu, Desa Terusan Tengah, Desa Rawang Lama, Desa Rawang Pasar IV, Desa Perk. Hessa terus berangsur surut  dan diperkirakan akan terus surut hingga esok pagi jika hujan tidak turun kembali dan terakhir kondisi genangan air di Kelurahan Siumbut-umbut, Desa Punggulan masih terpantau relative bertahan,” ungkap Arbin.

Sambung Arbin, sedangkan dampak dari banjir tersebut mengakibatkan sedikitnya sebanyak 707 KK/RT setara 1.898 jiwa terdampak tergenang air (masih terus dilakukan pendataan), 1 (satu) buah tanggul penahan sungai jebol di Desa Punggulan Kecamatan Air Joman, 1 titik Saluran drainase rusak di Desa Tanah Rakyat Kecamatan Pulo Bandring, 1 unit rumah warga di Desa Karya Ambalutu rusak sedang, 1 unit SD Negeri terancam rubuh karena berbatasan dengan longsoran di Desa Gotting Sidodadi Kecamatan Bandar Pasir Mandoge,

2 (dua) SD Negeri terendam di Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV Kecamatan Sei Dadap, Desa Bangun Sari Kecamatan Setia Janji

3 (tiga) buah rumah ibadah terendam di Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV Kecamatan Sei Dadap, Desa Bangun Sari Kecamatan Setia Janji dan  Desa Terusan Tengah Kecamatan Tinggi Raja.

“Dengan demikian akses jalan umum terendam sehingga tidak bisa dilalui arus lalu lintas dan beberapa luasan areal pertanian serta perikanan warga terendam,” tutur Arbin.

Disamping itu Arbin mengungkapkan, tidak ada korban meninggal, Sakit  5 orang di Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV dan Desa Tanah Rakyat. Sedikitnya terdata 30 KK/RT mengungsi ke rumah keluarga yang tidak terdampak banjir.

“Namun Kerusakan abrasi sedang badan jalan desa, Lahan persawahan milik warga terendam,” paparnya.

Jelas Arbin kembali, yang menjadi hambatan warga memilih bertahan di rumah meskipun rumahnya tergenang air. Sementara sedimentasi sungai yang tinggi menyebabkan air mudah meluap jika debit air tinggi akibat curah hujan yang turun.

“Maka dari itu, untuk penanganan dilakukan pemantauan secara berkala real time lokasi yang terdampak. Menghimbau warga terdampak agar tetap siaga, dan tetap berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait di lokasi terhadap situasi yang berkembang saat ini,” pungkas Kabid Media Kominfo Kabupaten Asahan, A. Arbin Tanjung (Doni).

 

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *