Sekjen DPP Gencar Indonesia Tanggapi : Konferensi Pres Mahasiswa Asal Jakarta Terkait 2 Triliun

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) – PALEMBANG – Sekretaris Jenderal DPP Gerakan Cinta Rakyat (GENCAR) Indonesia yang juga Ketua Gerakan Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (GERMAKI) Sumsel Umar Yuli Abas saat dimintai tanggapan dan bantahannya ketika dijumpai di sekretariat DPP Gencar Indonesia (Hollau) Jl.Dwikora Palembang, Selasa (10/8/21). Terkait sejumlah aktivis dan mahasiswa asal Sumatera Selatan di Jakarta yang menggelar konferensi pers soal sumbangan Rp 2 triliun dari anak mendiang Akidi Tio, di Cafe 1947 Matraman, Jakarta Timur Minggu 8 Agustus 2021.

Umar menjelaskan sebagaimana diketahui, Heriyanti dan Hardi menyerahkan bantuan Rp 2 triliun secara simbolis atas nama keluarga Akidi ke Polda Sumsel. Bantuan itu diterima oleh Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri.

Pemberian dana hibah triliunan disaksikan Gubernur Sumsel Herman Deru dan Danrem Garuda Dempo (Gapo) Brigjen TNI Jauhari Agus. Penyerahan dana diserahkan keluarga Akidi Tio kepada Kapolda Sumsel Irjen Pol Eko Indra Heri untuk penanggulangan Covid-19.

Menurut Sekjen Gencar Indonesia yang juga ketua Germaki Sumsel ini menyarankan sebaiknya kawan-kawan mahasiswa yang berada di Jakarta untuk turun ke wilayah yang katanya tempat kelahiran mereka dan coba lihat kondisi masyarakat yang ada di Sumsel yang terkena Dampak pandemi Covid-19 jangan hanya melihat frank 2T.  Apa yang dilakukan Kapolda dan beserta jajaran tidak lain untuk membantu masyarakat dalam mengatasi dampak ekonomi akibat Covid-19, Kapolda dan semua stekholder telah bekerja bahu membahu untuk membantu masyarakat dan memberikan bantuan sembako bagi masyarakat yang terdampak Covid-19, ungkap umar yuli.

Lanjutnya, silakan untuk tidak sepakat dengan kami kawan-kawan pergerakan di sumsel tapi sebaiknya lihat fakta juga hanya melihat kelengahan akibat Prank 2T.. toh Jajaran Kepolisian melalui Kapolda telah mengakui kelengahannya itu dengan Kesatria meminta maaf dan sebaiknya kita jangan lagi memperkeruh dan stop soal cerita 2T, beber ketua Germaki Sumsel ini.

Dikatakan Umar, sah-sah saja kawan kawan pergerakan di ibukota memiliki sudut pandang yang lain. Tapi sebaiknya di crosscheck terlebih dahulu apa yang telah di lakukan Kapolda untuk terus berbagi di masa Pandemi ini dan secara objektif lihat sisi baiknya jangan karna kelengahan yang menurut kita tidak ada pihak-pihak yang dirugikan atas Prank itu, ayolah secara objektif kita lihat jangan ada kepentingan politik.

Pertanyaannya…

Apakah ada pihak-pihak yang dirugikan atas peristiwa itu…? ujar umar.

Toh kalau pun memang secara disiplin instansi Kepolisian beliau telah dipanggil dan diperiksa oleh pihak Mabes Polri dan biarkan proses itu berjalan kita akan terus bahu membahu membantu masyarakat untuk terus berbagi pungkasnya. (Rls/Ags)

#stop polemik

#mari terus berbagi

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *