Peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia Dipusatkan di Monumen Kasih Tanjung Abori Serui Laut

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com) – YAPEN – Peringatan Hari Masyarakat Adat Sedunia atau Hari Internasional Masyarakat Pribumi (International Day of The World’s Indigenous Peoples) diperingati setiap tanggal 9 Agustus.

Peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia ini diperingati secara sederhana oleh masyarakat Adat Wilayah Yapen yang di pimpin oleh Dewan Adat Daerah Kabupaten Kepulauan Yapen pada Senin sore di lokasi Tugu/ Monumen Kasih Tanjung Abori Serui Laut, 9 Agustus 2021.

Perayaan kali ini di pusatkan di Suku Aruisai dan berlangsung sangat sederhana dan penuh hikmah, dengan pertimbangan wabah Pandemi Covid-19 yang mengancam kehidupan manusia adalah alasan utama, tulis pesan yang diterima media.

Menurut penyelenggara bahwa pada Peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia kali ini hanya mengundang perwakilan-perwakilan masyarakat adat dari 7 suku wilayah Adat.

Kegiatan diawali dengan pembacaan Pidato Ketua Dewan Adat Papua (terlampir) yang dibacakan oleh sekretaris Dewan Adat Daerah Yapen, Alex Sanggenafa. Tujuan dari peringatan ini adalah untuk lebih menyadarkan dan  melindungi hak-hak populasi masyarakat adat dunia.

Tema perayaan 9 Agustus 2021 kali ini, adalah Leaving No One Behind (Tidak meninggalkan Siapapun) : Masyarakat adat dan Seruan untuk Kontrak Sosial Baru.”. dengan sorotan Sub tema, Marilah Rebut Kembali Masa Depan Kita : Bangun Hari Esok yang Inklusif, Adil, dan Aman, sebagaimana Rilis Sambutan Ketua Umum Dewan Adat Papua.

Turut hadir pada Peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia kali ini yang berlangsung di lokasi tanjung Abori Serui Laut, Dari KODAM, KOREM maupun KODIM 1709 serta Polres Kepulauan Yapen dan masyarakat adat dilokasi kegiatan.

Dewan Adat Yapen juga berterima kasih atas kunjungan dari aparat, semoga dukungan dari TNI/POLRI bukan semata-mata hanya untuk kepentingan keamanan tetapi dengan momentum hari masyarakat adat ini, TNI/POLRI harus menjamin Keamanan dan Keselamatan serta melindungi hak-hak masyarakat adat Papua, urai pesan yang diterima media.

 

Peringatan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia ini berlangsung dengan lancar dan aman, dan ditutup dengan doa oleh sekretaris Dewan Adat Suku Yawa Unat, Maklon Banioni,. (ed.zri).

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *