Korban Salah Tangkap Kekeh bahwa BB Narkoba Milik Oknum Polisi

  • Whatsapp
banner 468x60

(humasnews.com)- LAMPURA – Keluarga korban ‘salah tangkap’ terkait penggerbekan bandar Narkoba di wilayah hukum Polres Lampung Utara (Lampura) yang kini ‘viral’ menolak keras klarifikasi dari pihak Polres setempat yang mengatakan ditemukannya satu paket Narkoba jenis sabu tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut keterangan PM (20) warga Lingkungan 09 kelurahan Bukitkemuning, salah seorang saksi mata bahwa BB Narkoba diambil oleh seorang oknum lalu meletakkannya ketanah disamping rumah korban lalu kemudian korban di paksa untuk memegang BB, namun saksi mengatakan itu bukan milik korban melainkan milik oknum Polisi.

“Saya melihat sendiri polisi itu meletakkannya ke tanah dan di suruh pegang oleh korban,” ujar PM ketika di wawancarai oleh sejumlah awak media, Selasa ( 27/07/2021).

PM juga mengatakan bahwa tindakan pihak kepolisian yang terlalu ‘berambisi’ menangkap korban yang kemudian berujung viral dan menjadi perbincangan masyarakat wilayah itu dan tentunya mencoreng citra polisi seharusnya tidak terjadi jika oknum Polisi tidak menaruh BB di samping rumah dan tidak diketahui saksi.

“Sebagai masyarakat kami mendukung upaya polisi untuk memberantas narkoba, tapi tidak begini juga caranya,” ungkap PM.

Hal senada di ungkap korban yang bernama Ujang (47), pihak kepolisian mengeledah rumah nya sekitar 3 jam namun tidak ditemukan BB, karena dirinya tidak menyimpan, menjual atau menggunakan Narkoba.

“Saya memang sempat lari,   karena takut dan trauma di tangkap polisi beberapa tahun silam karena ketahuan berjudi, tapi kalo dipaksa menunjukkan BB Narkoba, yang memang nggak bisa karena saya nggak nyimpan barang haram itu,” ujar Ujang yg di dampingi orangtuanya.
Sementara itu di himpun dari berbagai sumber

Kasat Narkoba AKP Aris Satrio Sujatmiko, S.I.K., M.H. Mengatakan, anggotanya mendapatkan informasi adanya kegiatan transaksi jual beli Narkotika jenis sabu di sebuah rumah makan milik Ujang sehingga pada hari Senin 26 Juli 2021 pukul 18.30 WIB tim Opsnal mendatangi TKP dan melakukan penggeledahan dan mengamankan korban di TKP, setelah ±1jam melakukan penggeledahan korban sempat melarikan diri namun dapat ditangkap kembali oleh personil, setelah itu ditemukan BB 1(satu) paket diduga Narkotika jenis sabu berada di halaman depan samping rumah makan tersebut.
“Namun keluarga dari Ujang tidak mau jika Ujang dibawa ke Polres, mereka mengatakan bahwa Sabu tersebut bukan milik Ujang, dan juga sempat ada keluarganya yang mengatakan bahwa anggota yang menaruh BB tersebut,” tambah AKP Aris.

Setelah di konfirmasi kepada anggotanya yang menemukan BB bahwa tidak menaruh tetapi memang benar menemukan sabu tersebut di halaman rumah makan milik Ujung.

“Jadi isu yang beredar anggota yang naruh BB Tidak Benar, karena adanya perdebatan dan juga warga sudah sangat banyak, akhirnya Kasat Narkoba memutuskan untuk menyerahkan Ujang kepada keluarganya,” ujar AKP Aris lebih lanjut.
Dan karena unsur pidananya kurang kuat lanjut AKP Aris, karena barang bukti tersebut ditemukan di halaman rumah yang terdapat banyak kerumunan warga pihaknya menyerahkan Ujang  ke keluarganya kembali.(M-2)

Keterangan Fhoto, Ujang (baju kaos bergaris) korban salah tangkap ketika ditemui di kediamannya oleh sejumlah awak media.(27/07/2021)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *